Pusat Penelitian Informatika Pusat Penelitian Informatika

Seminar Nasional Strategi Pemasyarakatan Open Source di Indonesia

LATAR BELAKANG
Penggunaan teknologi informasi saat ini sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari. Penggunaan perangkat-lunak selalu menyertai pada perangkat teknologi informasi. Salah satu isu global pada penggunaan perangkat-lunak adalah masalah pembajakan. Indonesia di percaturan internasional dikenal masih kurang menghargai hak atas kekayaaan intelektual (HAKI) terbukti pada tingkat pembajakan perangkat-lunak yang cukup tinggi. Berlakunya UU No. 12 tahun 2002 tentang Hak Cipta belum cukup berperan dalam mengurangi tingkat pembajakan. Pembajakan dan penggunaan perangkat-lunak bajakan masih dianggap biasa di kalangan instansi pemerintahan, swasta, masyarakat umum, bahkan hingga kalangan akademisi.

Usaha pemerintah Indonesia untuk mengatasi permasalahan ini antara lain dengan meluncurkan program IGOS (Indonesia, Go Open Source!). Program IGOS mempunyai tujuan utama agar open source software bisa diterima secara luas. Open source software bisa menjadi alternatif solusi karena bisa menyediakan perangkat-lunak yang murah bahkan gratis serta mendorong kreativitas untuk mengembangkannya. Sebagaimana yang tercantum pada situs IGOS, penggunaan open source software ini juga sesuai dengan kesepakatan World Summit on the Information Society (WSIS) tahun 2003 bahwa pemerintah bersama swasta bekerja sama dalam pengembangan open source software dan free software. Selain itu berdasarkan hasil kajian The United Nation Conference on Trade Development (UNCTAD) tahun 2003, negara berkembang direkomendasikan untuk mengadopsi open source software dan free software. Beberapa negara di Amerika Latin seperti Venezuela dan Peru sudah mulai mengambil langkah berani dengan mewajibkan semua instansi pemerintah menggunakan open source software.

Dengan mengamati kondisi di atas, maka sudah waktunya bangsa Indonesia mulai berpikir dan bergerak ke arah open source software demi terwujudnya kemandirian bangsa dalam kekuatan ekonomi dan penguasaan teknologi.

TUJUAN KEGIATAN
Tujuan kegiatan yang diharapkan dalam pelaksanaan seminar ini adalah:

  1. Memberi gambaran bagaimana peta penggunaan dan pengembangan open source software di Indonesia.
  2. Mengidentifikasi peluang dan tantangan apa saja yang harus dipertimbangkan, agar open source software sebagai salah satu solusi penyediaan perangkat-lunak murah, legal, dan diterima masyarakat Indonesia.
  3. Menjadi media komunikasi tingkat nasional antara pemerintah, komunitas open source software, perguruan tinggi, kalangan industri, serta masyarakat umum dalam rangka mengidentifikasi serta menyampaikan solusi permasalahan open source software.

TEMPAT & TANGGAL PELAKSANAAN SEMINAR

Waktu Selasa, 8 Agustus 2006
Tempat Gedung 10 Komplek LIPI
Jl. Cisitu/Sangkuriang 154D
Bandung 40135.
Telp (022) 2504371

BIAYA DAN FASILITAS

Peserta Biaya Fasilitas
Pemakalah
Mahasiswa S2, S3, Umum
Mahasiswa D3, S1
Rp 150.000,00
Rp 120.000,00
Bebas mengikuti seminar, seminar kit, sertifikat, konsumsi, CD dan buku prosiding.
Untuk Makalah ke-2, ke-3, dst
Mahasiswa S2, S3, Umum
Mahasiswa D3, S1
Rp 100.000,00
Rp 80.000,00
Non Pemakalah
Mahasiswa S2, S3, Umum
Mahasiswa D3, S1
Rp 90.000,00
Rp 60.000,00
Bebas mengikuti seminar, seminar kit, sertifikat, konsumsi, dan CD Prosiding

KEYNOTE SPEAKER

  1. Menteri Negara Riset dan Teknologi RI*. Materi: strategi pemerintah dalam pemasyarakatan penggunaan open source software di Indonesia.
  2. Dr. Ir. Richardus Eko Indrajit M.Sc., MBA, akan menyampaikan materi: peluang dan hambatan dalam penerapan e-government dengan menggunakan open source software.
  3. Drs. Rusmanto Maryanto, MM, akan menyampaikan materi peluang dan hambatan dalam mengembangkan dan pemasyarakatan open source software di kalangan IT.

* dalam konfirmasi
PESERTA SEMINAR
Peserta seminar berasal dari kalangan peneliti, akademisi, dan praktisi. Profil para peserta adalah: peneliti dari instansi riset (BPPT, LIPI, Batan, Bakorsurtanal, dsb), mahasiswa/dosen dari perguruan tinggi, para developer komunitas open source software, BUMN (Telkom, INTI, LEN, DI, Pos Indonesia, Kereta Api, dsb), perumus kebijakan dari instansi pemerintahan (dalam naungan kementerian: Komunikasi dan Informatika; Pendidikan Nasional; Hukum dan Hak Asasi Manusia; dan Pendayagunaan Aparatur Negara), pemerintah daerah (BAPEDA, Kantor PDE), serta masyarakat umum pemerhati open source software.

TANGGAL PENTING
Batas waktu :
Penyampaian abstrak : 02 Juli 2006
Pengumuman penerimaan : 03 Juli 2006
Pengiriman makalah lengkap : 16 Juli 2006

PROSEDUR PENDAFTARAN
Bagi peserta pemakalah dapat menulsikan makalah dengan ketebalan 4 s.d. 5 halaman. Makalah disimpan dalam format*.doc, template makalah bisa didownload disini. Pendaftaran bisa dilakukan secara online melalui menu pendaftaran atau dengan mengirimkan formulir pendaftaran melalui Fax. Makalah lengkap dikirimkan melalui email ditujukan kepada seminarOSS@yahoo.com. Pembayaran bagi pemakalah paling lambat tanggal 21 Juli 2006, dan pembayaran bagi peserta non pemakalha paling lambat 1 Agustus 2006. Pembayaran bisa dilakukan secara langsung di sekretariat panitia atau melalui transfer ditujukan a.n Ekasari Nugrahaeni No rek 01 0382 0461 BNI Cab ITB Bandung. Bukti transfer kemudian dikirimkan ke Panitia melalui e-mail atau fax.

ALAMAT PENTING

Sekretariat Panitia : Ruang Bidang Sistem Informasi, Pusat Penelitian Informatika, Kompleks LIPI Gedung 20 Lantai 3, Jl Sangkuriang, Cisitu, Bandung 40135
Telepon : (022) 2504711 Pswt (1308)
HP : Esa (081328331194), Sandra (08562354524)
Fax : (022) 2504712
E-mail : seminarOSS@yahoo.com
Website : http://www.informatika.lipi.go.id/seminar/
Pusat Penelitian Informatika is powered by WordPress and delivered to you in 0.319 seconds.
Administrator: Log in