Implementasi Teknologi Biometric untuk Sistem Absensi Perkantoran
Ade Cahyana
Peneliti pada Pusat Penelitian Informatika (PPI-LIPI)
JL.Cisitu No.21/154 Telp (022) 2504711 Fax 2504712 Bandung
E-mail: cahyana [at] informatika [dot] lipi [dot] go [dot] id
Abstract
In Means to react work effisien factor employee absent is sufficient important, morcover to link production, salary, achievement etc. tools of konvensional absent need many intervensi of employee a part of human resources management, honestly employee, this case possible have dta manipulation absent whenever continyu control on this proses no action selt evident. With absent system biometric (finger print) to take proses information employee absent to be come 100% accurarate because base of each finger print wirh register process and automatic software dedicated. Accurate of information is reffection on real condition to be come anvil for decision maker with for progress improvement authority /institution.
Intisari
Dalam upaya mencapai effesiensi kerja faktor kehadiran (absensi) karyawan merupakan hal yang cukup penting, apalagi berhubungan dengan produksi, penggajian, prestasi kerja, dll. Pada alat pencatatan absensi karyawan yang konvensional memerlukan banyak intervensi pegawai bagian administrasi kepegawaian (SDM/ human resources management ) maupun kejujuran karyawan, Hal ini dimungkinkan adanya manipulasi data kehadiran apabila pengawasan yang kontinyu pada proses ini tidak dilakukan semestinya. Dengan sistem absensi berbasis biometrics (sidik jari) proses pengambilan informasi kehadiran karyawan menjadi hampir 100% akurat karena didasarkan sidik jari masing-masing serta proses pencatatan dan pelaporannya menjadi otomatis oleh software khusus. Kesalahan maupun manipulasi catatan dapat dihilangkan karena intervensi pegawai administrasi menjadi minimal. Informasi yang akurat merefleksikan kondisi yang sebenarnya menjadi landasan untuk pengambilan keputusan serta kebijakan untuk kemajuan suatu instansi/lembaga.




