Pusat Penelitian Informatika Pusat Penelitian Informatika

Pengembangan Multimedia CBT (Computer Base Training)

Pengembangan Multimedia CBT (Computer Base Training) pada Laboratorium Lingkungan dalam proyek kerja samaPUSLITBANG INKOM - LIPI dengan BAPEDALDA - JAWA BARAT
Oleh : Ade Cahyana dan Devi Munandar

Abstract
Multimedia technology is combine computer hardware and software with electronics technology, developing along with using most multimedia technology in aspect activity. Multimedia CBT application is hoped will help BAPEDALDA duty to presentation or visualization : sampling technique, procedure, laboratory tools visualization, laboratory analyst technique which follow role of government with understanding laboratory environment to accurate data result, than it’s can give precise information to community who need it. This activity is cooperation informatic division in Indonesian Institute of sciences with BAPEDALDA east java.

Intisari
Teknologi Multimedia merupakan perpaduan dari teknologi komputer baik perangkat keras maupun perangkat lunak dengan teknologi elektronik, perkembangan serta pemanfaatan teknologi multimedia banyak digunakan hampir diseluruh aspek kegiatan.
Pada aplikasi multimedia CBT ini diharapkan akan membantu dalam tugas – tugas Bapedalda dalam mempersentasikan atau memvisualisasikan: teknik – teknik sampling, prosedur – prosedur, visualisai peralatan lab, teknik analisis laboratorium yang diikuti dengan aturan pemerintah dll, serta tentang pemahaman peran laboratorium lingkungan dalam menghasilkan data – data yang akurat, sehingga dapat memberikan informasi yang tepat bagi masyarakat yang membutuhkannya.
Kegiatan ini merupakan kerjasama Pusat Penelitian Pengembangan Informatika dan Ilmu Komputer (PUSLITBANG INKOM) – LIPI dengan Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Hidup Daerah (BAPEDALDA) - Jawa Barat

Pendahuluan
Lahirnya teknologi multimedia adalah hasil dari perpaduan kemajuan teknologi elektronik, teknik komputer dan perangkat lunak. Kemampuan penyimpanan dan pengolahan gambar digital dalam belasan juta warna dengan resolusi tinggi serta reproduksi suara maupun video dalam bentuk digital, Multimedia merupakan konsep dan teknologi dari unsur - unsur gambar, suara, animasi serta video disatukan didalam komputer untuk disimpan, diproses dan disajikan guna membentuk interaktif yang sangat inovatif antara komputer dengan user, Bila dibandingkan dengan informasi dalam bentuk teks (huruf dan angka) yang umumnya terdapat pada komputer saat ini, tentu informasi dalam bentuk multimedia yang dapat diterima dengan kedua indra penglihatan manusia dalam bentuk yang sesuai dengan aslinya atau dalam dunia yang sesungguhnya (reality).

Guna lebih meningkatkan pemahaman akan peran laboratorium lingkungan dan penguasaan materi yang berkenaan dengan laboratorium lingkungan di tingkat pelaksana (kabupaten atau kota) seperti : jenis alat, materi, bahan, prosedur kerja dan lain – lain diperlukan suatu media yang efektif yang dapat menyampaikan informasi.
Salah satu media informasi yang paling elektif adalah media visualisasi multimedia computer base training (CBT) dalam CDROM yang dijalankan diatas perangkat komputer, dengan konsep multimedia CBT, informasi yang ditampilkan secara efektif dan atraktif, sehingga penyerapan informasi oleh penguna menjadi lebih baik.
Dalam hal ini Bapedalda Jawa Barat memahami betapa pentingnya laboratorium lingkungan dalam pengeloaan lingkungan terutama dalam menghasilkan data – data yang akurat, sehingga dapat memberikan informasi yang tepat dalam pengambilan keputusan.

Pengembangan Multimedia CBT
Dalam Pengembangan Multimedia CBT Laboratorium Lingkungan melalui tahapan – tahapan diantaranya:
1. Penentuan tujuan pengembangan aplikasi dan persyaratan aplikasi
Tujuan dan manfaat yang dicapai dengan pengembangan Multimedia CBT laboratorium lingkungan ini adalah :
• Meningkatkan kesadaran aparat, instansi terkait serta tentang pentingnya suatu laboratorium lingkungan dalam mendukung kegiatan khususnya dalam hal mendapatkan suatu validitas data;
• Tersedianya paket presentasi atraktif terpadu dari beberapa masalah yang lazim terjadi di daerah yang pada akhirnya dapat disadari akan pentingnya “good laboratory practice�;
• Tersedianya suatu panduan laboratorium lingkungan dalam bentuk visualisasi elektronic yang berisikan peraturan, prosedure kerja, alat – alat laboratorium dan pratik pengukuran terhadap paramenter yang lazim digunakan;
• Tersedianya stock foto slide yang akraktif dan cukup baik dan dapat dipergunakan sekaligus dalam pembuatan layanan masyarakat.
2. Perancangan aplikasi/disain
3. Pembuatan storyboards (alur jalannya aplikasi multimedia)
4. Pembuatan/Pengolahan data –data digital, mencakup hal – hal seperti:
- penentuan jenis data digital yg hendak ditampilkan
- pembuatan dan pengumpulkan materi yang diperlukan
- Digitasi
- Pengolahan data digital dan konversi format data digital
5. Pemrograman aplikasi dengan menggunakan Multimedia Authoring System
6. Pengujian aplikasi
7. Distribusi aplikasi
8. Pemeliharaan aplikasi [1]

Pada tahapan – tahapan ini menghasilkan suatu aplikasi Multimedia CBT laboratorium lingkungan yang dapat dapat dijalankan langsung dari sebuah CDROM pada perangkat komputer berkemampuan multimedia yang memiliki karakteristik utama, meliputi sebagai berikut :
1. Animasi logo Pemda Jawa Barat pada pembukaan
2. Data tentang laboratorium lingkungan di wilayah Jawa Barat
3. Referensi dasar hukum dari laboratorium lingkungan yang lengkap : SK.Gubernur, Kep.Men.Lingkungan hidup
4. Video klip tentang teknik sampling air
5. Video klip yang menggambarkan beberapa proses analisa
Seperti pada gambar 1.Logo menu awal dari Multimedia CBT

Menu Multimedia CBT

Gambar.1.Menu Multimedia CBT

Gambar 2. Peta laboratorium lingkungan yang berada di Jawa Barat

Dalam pengembangan suatu perangkat lunak Multimedia CBT laboratorium lingkungan di wilayah Jawa Barat berisikan informasi – informasi yang berkaitan dengan :
1. Daftar nama – nama laboratorium lingkungan
2. Peraturan perundang – undangan tentang laboratorium lingkungan
3. Pengelolaan laboratorium lingkungan
4. Peralatan – peralatan laboratorium lingkungan
5. Teknik sampling air limbah dan air sumber
6. Teknik analisis laboratorium
7. Teknik analisis lapangan
8. Matriks standar metode analisis
9. Baku mutu lingkungan [2]
Informasi – informasi yang mendukung pengembangan multimedia CBT ini mencakup beberapa tahapan yang dilalui diantaranya :
• Definisi persyaratan teknis
• Disain perangkat lunak
• Pengumpulan data dan materi
• Pemrograman
• Testing
Contohnya : pada gambar 3.

Gambar.3 Kumpulan referensi laboratorium lingkungan

Deskripsi dan Persyaratan aplikasi
Aplikasi perangkat lunak Multimedia CBT tentang laboratorium lingkungan di wilayah Jawa Barat mencakup materi sebagai berikut :
• Pengenalan tentang pentingnya laboratorium lingkungan
• Informasi mengenai laboratorium lingkungan di wilayah Jawa Barat
• Peraturan perundangan yang berkaitan dengan laboratorium lingkungan
• Visualisasi instrumen/peralatan laboratorium lingkungan
• Prosedur pengambilan sampling dan analisa kualitas sumber air
• Prosedur pengambilan sampling dan analisa kualitas air limbah
Seperti pada gambar.4 Visualisasi instrumen dan prosedur sampling

Gambar.4 Visualisasi instrumen dan teknik sampling

Persyaratan aplikasi harus terpenuhi guna mendukung sistem multimedia ini yaitu dengan :
• Ukuran resolusi 640 X 480
• Platform komputer barbasis minimum / setara dengan Pentium MMX –200 Mhz
• Base memory minimum RAM 64 Mbyte
• CDROM Drive minimum 12 X
• VGA card dengan memory minimum 2 Mbyte
• Soud card kompatible dengan soudblaster creative Lab.
• System operasi windows dengan konfigurasi multimedia PC
• SVGA monitor, speaker aktif, mouse dan keyboard
• Format materi digital :
• Citra digital : Windows JPEG (joint photographic expert group), 256 indexed colors, GIF (graphic interchange format), TIFF (tagged image format)
• Suara Digital : Windows Wave form 8–bit stereo 22 Khz, WAV (windows audio format)
• Musik digital : Windows MIDI (musical instrument digital inface)
• Video Digital : Windows AVI (audio video interleaved), (320X240, MS Video 1 compression
• Animasi 3D : Windows AVI (audio video interleaved), 320X240, MS Video 1 compression
• Interaksi dengan user menggunakan mouse dengan metode tekan tombol dan navigasi

Alur Menu Utama yamg terdapat pada aplikasi Multimedia lab.Lingkungan Jawa Barat

Gambar 5 Alur Menu Utama yamg terdapat pada aplikasi Multimedia lab.Lingkungan Jawa Barat

Salah satu alur program menu referensi buku panduan
Gambar 6. Salah satu alur program menu referensi buku panduan

Kesimpulan
Dengan memanfaatkan teknologi multimedia kiranya semua bidang yang dilakukan akan menambahkan suatu visualisasi yang lebih menarik, lebih hidup, baik dalam ekspresi program maupun cara berkreatifitas, Penerapan multimedia CBT di Bapedalda Jawa Barat akan membantu sebagai media presentasi laboratoruim lingkungan guna mendukung data–data yang akurat dalam pengambilan keputusan serta dapat menginformasikan secara visual kepada masyarakat yang membutuhkannya tentang keberadaan laboratorium lingkungan di wilayah Jawa Barat.

Daftar pustaka:

1 Deni. DM, Multimedia dan Aplikasinya , Jurnal Teknokogi Informasi Inkom No ISSN 1411-3740, Vol 1 No.2 Bulan Agustus Tahun 2000.
2.Laporan akhir Proyek Multimedia Puslitbang Inkom dgn Bapedalda Jawa Barat. Tahun 2000
3.Dottie Natal & Erik Reitan, Using Asymetrix Multimedia Tools Book 4.0, Que, 1995

Pusat Penelitian Informatika is powered by WordPress and delivered to you in 0.538 seconds.
Administrator: Log in